Articles by "Android"

Showing posts with label Android. Show all posts

Selamat malam ,Der !!!
pada kesempatan ini saya akan memberikan source code tentang membuat  Kalkulator BMI Versi Android dengan Eclipse , disini saya mengguinakan API.16 dengan Eclipse IDE

Untuk lebih lanjut silahkan scroll ke bawah aja , :)

  • Interface nya seperti ini ...


Android Application



Source code :
Interface
activity_main.xml
============

 <TabHost xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
    android:id="@android:id/tabhost"
    android:layout_width="fill_parent"
    android:layout_height="fill_parent" >

    <LinearLayout
        android:layout_width="fill_parent"
        android:layout_height="fill_parent"
        android:orientation="vertical" >

        <TabWidget
            android:id="@android:id/tabs"
            android:layout_width="fill_parent"
            android:layout_height="wrap_content" />


<FrameLayout
            android:id="@android:id/tabcontent"
            android:layout_width="fill_parent"
            android:layout_height="fill_parent" />
    </LinearLayout>

</TabHost>



activity_satu.xml
===========


 <LinearLayout xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
    xmlns:tools="http://schemas.android.com/tools"
    android:id="@+id/LinearLayout1"
    android:layout_width="match_parent"
    android:gravity="center"
    android:layout_height="match_parent"
    android:orientation="vertical"
    tools:context=".MainActivity" >

    <TextView
        android:id="@+id/txtTinggi"
        android:layout_width="wrap_content"
        android:layout_height="wrap_content"
        android:text="@string/tinggi"
        android:textAppearance="?android:attr/textAppearanceLarge" />

    <EditText
        android:id="@+id/edTinggi"
        android:layout_width="232dp"
        android:layout_height="wrap_content"
        android:ems="10"
        android:hint="@string/tinggi_dalam_satuan_cm"
        android:inputType="number" />

    <TextView
        android:id="@+id/txtBerat"
        android:layout_width="wrap_content"
        android:layout_height="wrap_content"
        android:text="@string/berat"
        android:textAppearance="?android:attr/textAppearanceLarge" />


    <EditText
        android:id="@+id/edBerat"
        android:layout_width="232dp"
        android:layout_height="wrap_content"
        android:ems="10"
        android:hint="Berat dalam satuan KG"
        android:inputType="number"
        tools:ignore="HardcodedText" />

<TextView
        android:id="@+id/txtHasil"
        android:layout_width="wrap_content"
        android:layout_height="wrap_content"
        android:text=""
        android:textAppearance="?android:attr/textAppearanceLarge" />

    <LinearLayout
        android:id="@+id/LinearLayout2"
        android:layout_width="match_parent"
        android:layout_height="wrap_content"
        android:gravity="center"
        android:orientation="horizontal" >
       
           <Button
               android:id="@+id/btHitung"
               android:layout_width="wrap_content"
               android:layout_height="wrap_content"
               android:text="@string/hitung" />

           <Button
               android:id="@+id/btHapus"
               android:layout_width="wrap_content"
               android:layout_height="wrap_content"
               android:onClick="hapus"
               android:text="@string/hapus" />
        
       </LinearLayout>
    
    <TextView
        android:id="@+id/txtKeterangan1"
        android:layout_width="wrap_content"
        android:layout_height="wrap_content"
        android:text=""
        android:textAppearance="?android:attr/textAppearanceLarge" />

    <TextView
        android:id="@+id/txtKeterangan2"
        android:layout_width="wrap_content"
        android:layout_height="wrap_content"
        android:text=""
        android:textAppearance="?android:attr/textAppearanceLarge" />

</LinearLayout>




activity_dua.xml
===========

<LinearLayout xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
    android:layout_width="fill_parent"
    android:layout_height="fill_parent"
    android:orientation="vertical"
    android:background="@drawable/gambar">
   

</LinearLayout>


Code
MainActivity.java
============


import android.app.TabActivity;
import android.content.Intent;
import android.os.Bundle;
import android.view.Menu;
import android.widget.TabHost;
import android.widget.TabHost.TabSpec;


public class MainActivity extends TabActivity {

    @Override
    public void onCreate(Bundle savedInstanceState) {
        super.onCreate(savedInstanceState);
        setContentView(R.layout.activity_main);

        TabHost tabHost = getTabHost();

        // Tab kalkulasi
        TabSpec tabsatu = tabHost.newTabSpec("Kalkulasi");
        tabsatu.setIndicator("Kalkulasi");
        Intent satuIntent = new Intent(this, ActivitySatu.class);
        tabsatu.setContent(satuIntent);

        // Tab keterangan
        TabSpec tabdua = tabHost.newTabSpec("Keterangan");
        // setting Title and Icon for the Tab
        tabdua.setIndicator("Keterangan");
        Intent duaIntent = new Intent(this, ActivityDua.class);
        tabdua.setContent(duaIntent);

   
       
        tabHost.addTab(tabsatu); // Adding tab
        tabHost.addTab(tabdua); // Adding tab
       
    }
  
    @Override
    public boolean onCreateOptionsMenu(Menu menu) {
        getMenuInflater().inflate(R.menu.activity_main, menu);
        return true;
    }
}



Selanjutnya silahkan sedot aja der,

Projectnya   disini  dan disini
kalo butuh passwordnya ini ada,der  disini


Happy Code ya der ...

Thanks !

  • Buka AVD (Android Virtual Device) Manager, dapat melalui toolbar seperti gambar di bawah atau melalui menu Window>>AVD Manager.

Tampilan Utama pada Eclipse

  • Pilih tombol New



  • Konfigurasi AVD sesuai keinginan anda ,setelah itu Klik tombol Create AVD



  • Hasil dari konfigurasi yang telah dibuat akan tampil seperti dibawah ini ,kemudian klik tombol Start, untuk menjalankan AVD nya .



  •  Klik Launch dan tunggu sampai proses selesai ,sampai akan menampilkan AVD nya .



  • Finish .

Good Luck, Der !!
Terima kasih atas kunjungan nya .


Arsitektur Sistem Operasi Android



Dalam paket sistem operasi android tediri dari beberapa unsur seperti tampak pada gambar diatas, secara sederhana arsitektur android merupakan sebuah kernel Linux dan sekumpulan pustaka C/C++ dalam suatu framework yang menyediakan dan mengatur alur proses aplikasi.



1. Linux Karnel

Android dibangun di atas kernel Linux 2.6. Namun secara keseluruhan android bukanlah linux, karena dalam android tidak terdapat paket standar yang dimiliki oleh linux lainnya. Linux merupakan sistem operasi terbuka yang handal dalam manajemen memori dan proses.Oleh karenanya pada android hanya terdapat beberapa servis yang diperlukan seperti keamanan, manajemen memori, manajemen proses, jaringan dan driver.
Kernel linux menyediakan driver layar, kamera, keypad, WiFi, Flash Memory, audio, dan IPC (Interprocess Communication) untuk mengatur aplikasi dan lubang keamanan.

2. Libraries

Android menggunakan beberapa paket pustaka yang terdapat pada C/C++ dengan standar Berkeley Software Distribution (BSD) hanya setengah dari yang aslinya untuk tertanam pada karnel Linux.
Beberapa pustaka di antaranya :
  • Media Library untuk memutar dan merekam berbagai macam format audio dan video.
  • Surface Manager untuk mengatur hak akses layer dari berbagai aplikasi.
  • Graphic Library termasuk di dalamnya SGL dan OpenGL, untuk tampilan 2D dan 3D.
  • SQLite untuk mengatur relasi database yang digunakan pada aplikasi.
Pustaka-pustaka tersebut bukanlah aplikasi yang berjalan sendiri, namun hanya dapat digunakan oleh program yang berada di level atasnya, Sejak versi Android 1.5, pengembang dapat membuat dan menggunakan pustaka sendiri menggunakan Native Development Toolkit (NDK).


3. Android Runtime

Pada android tertanam paket pustaka inti yang menyediakan sebagian besar fungsi android, inilah yang membedakan Android dibandingkan dengan sistem operasi lain yang juga mengimplementasikan Linux, Android Runtime merupakan mesin virtual yang membuat aplikasi android menjadi lebih tangguh dengan paket pustaka yang telah ada .
Dalam Android Runtime terdapat 2 bagian utama, di antaranya :
  • Pustaka Inti, android dikembangkan melalui bahasa pemrograman Java, tapi Android Runtime bukanlah mesin virtual Java. Pustaka Inti Android menyediakan hampir semua fungsi yang terdapat pada pustaka Java serta beberapa pustaka khusus android.
  • Mesin Virtual Dalvik, Dalvik merupakan sebuah mesin virtual yang dikembangkan oleh Dan Bornstein yang terinspirasi dari nama sebuah perkampungan yang berada di Iceland. Dalvik hanyalah interpreter mesin virtual yang mengeksekusi file dalam format Dalvik Executable (*.dex).
    Dengan format ini Dalvik akan mengoptimalkan efisiensi penyimpanan dan pengalamatan memori pada file yang dieksekusi. Dalvik berjalan di atas kernel Linux 2.6, dengan fungsi dasar seperti threading dan manajemen memori yang terbatas.



3. Application Framework

Kerangka aplikasi menyediakan kelas-kelas yang dapat digunakan untuk mengembangkan aplikasi android. Selain itu, juga menyediakan abstraksi generik untuk mengakses perangkat, serta mengatur tampilan user interface dan sumber daya aplikasi.
Bagian terpenting dalam kerangka aplikasi android adalah sebagai berikut :
  • Activity Manager, berfungsi untuk mengontrol siklus hidup aplikasi dan menjaga keadaan ”Backstack“ untuk navigasi penggunaan.
  • Content Providers, berfungsi untuk merangkum data yang memungkinkan digunakan oleh aplikasi lainnya, seperti daftar nama.
  • Resource Manager, untuk mengatur sumber daya yang ada dalam program. Serta menyediakan akses sumber daya di luar kode program, seperti karakter, grafik, dan file layout.
  • Location Manager, berfungsi untuk memberikan informasi detil mengenai lokasi perangkat android berada.
  • Notification Manager, mencakup berbagai macam peringatan seperti, pesan masuk, janji, dan lain sebagainya yang akan ditampilkan pada status bar.



4. Application Layer

Puncak dari diagram arsitektur android adalah lapisan aplikasi dan widget, Lapisan aplikasi merupakan lapisan yang paling tampak pada pengguna ketika menjalankan program, Pengguna hanya akan melihat program ketika digunakan tanpa mengetahui proses yang terjadi dibalik lapisan aplikasi, Lapisan ini berjalan dalam Android runtime dengan menggunakan kelas dan service yang tersedia pada framework aplikasi.

Lapisan aplikasi android sangat berbeda dibandingkan dengan sistem operasi lainnya, Pada android semua aplikasi, baik aplikasi inti (native) maupun aplikasi pihak ketiga berjalan di atas lapisan aplikasi dengan menggunakan pustaka API (Application Programming Interface) yang sama.


Terima Kasih suah berkunjung !
Semoga bermanfaat .


Untuk dapat memulai mobile programming menggunakan dengn IDE Eclipse.sebaiknya anda mempersiapkan beberapa software pendukung yang harus ikut terlibat dalam pembuatan aplikasi nantinya .
Beberapa software yang dibutuhkan antara lain :
  1. Java SDK , dapat didownload disini
  2. Android SDK , dapat download disini
  3. IDE Eclipse ,Dapat didownload disini
  4. ADT (Android Development Tools) , dapat didownload disini

Instalasi Software

Setelah anda dapatkan software pedukung diatas, untuk tahapan instalasi software yang dibutuhkan adalah sebagai berikut :
  • Install java SDK dan lakukan pengaturan yang dibutuhkan.
  • Install Eclipse, sebenarnya hanya meng-ekstrak file Eclipse yang telah didownload, misalnya  ekstrak di C:\
  • Extract file ADT, kemudian pindahkan file di dalam folder features dan plugins dari ADT ke dalam folder yang sesuai (features dan plugins) dalam eclipse
  • Install Android SDK, misalnya di C:\Program Files\Android\android-sdk , kemudian jalankan Android SDK Manager dan install platform yang anda butuhkan (harus terkoneksi ke internet) .

Install Android SDK

  • Kemudian Menjalankan Eclipse 
Eclipse IDE
  • Menentukan lokasi workspace ( lokasi untuk menyimpan project yang akan dibuat nantinya ).

Konfigurasi Workspace

  • Jika belum di-install SDK platformnya maka akan tampil seperti gambar di bawah ini :

Verifikasi SDK

  • Pilih Open SDK Manager jika ingin menginstall, jika tidak pilih close (jika ingin menentukan pada lokasi yang berbeda).
  • Jika sudah ada Android SDK lengkap dengan platformnya, pilih menu Window-Preference-Android, dan tentukan lokasi Android SDK, maka akan tampil seperti gambar berikut ini :

Android Preference

  • Ubah ADB connection time out menjadi 60000 ms.

Android DDMS


  • Selesai .
Sampai disini dulu ya Der ,untuk tahapan Instalasi Pemrograman Android dengan Eclipse.
untuk tahapan selanjutnya Bagaimana Membuat Android Virtual Devices -nya .

Good Luck ,Der
Jika ada pertanyaan ,tinggalkan komentarnya aja dibawah ..!!

Terima Kasih ,atas kunjungan nya .


Bahasa Pemrograman Android


Ada beberapa bahasa pemrograman yang digunakanprogrammer untuk membuat aplikasi berbasis perangkat mobile di antaranya adalah :
  • J2ME
  • C++ dalam symbian framework
  • Flash Lite
  • Objective C (mirip C, tapi struktur bahasa program), ini untuk IPhone dan hanya bisa di-develop via OS Macintosh
  • C++ dalam BREW framework (Binary Runtime Environment for Wireless) - untuk HP CDMA 
  • C# .NET (untuk HP dgn OS Windows Mobile)
  • JavaFX Mobile (masih sedikit yang support, kemungkinan saat hanya di HP Android)
  • PHP


Semoga bermanfaat ,Der ...!!
Terima kasih atas kunjungan nya .

Author Name

{facebook#https://facebook.com/rifqi.abrory} {twitter#https://facebook.com/rifqi.abrory} {google#https://facebook.com/rifqi.abrory} {pinterest#https://facebook.com/rifqi.abrory} {youtube#https://facebook.com/rifqi.abrory} {instagram#https://facebook.com/rifqi.abrory}

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.